Dengan Pena Mengubah Dunia

di saat mendengar kata pena\pulpen, yang terbenak dalam pikiran hanya alat untuk menulis sesuatu hingga jadilah sebuah tulisan dari berupa karya-karya ilmiah dalam berbagai cabang ilmu, sampe tulisan ringan berisi curahan hati, ide, gagasan atau opini. seiring pesatnya dunia tulis-menulis dari mulai pake bulu ayam (asal jangan pake bulu kambing aja) sampe dalam menuangkan inspirasinya tidak terbatas dengan pulpen. cukup duduk manis sambil mata melihat monitor, dan jari-jemari mulai menari-nari diantara huruf-huruf latin. jadilah sebuah tulisan yang tidak hanya bisa dinikmati oleh kamu aja. tapi semua orang tidak terbatas tempat atau waktu dan siapa saja bisa mengaksesnya lewat jaringan internet (international net).
tau ga saudara2, bagi seorang muslim kita harus bangga karena budaya menulis sudah berkembang pesat pada awal-awal pembukuan keilmuan islam seperti bahasa arab (lughoh), ushul fiqh, hadist, dan tafsir. walaupun pada zaman Rosulullah SAW. sempat penulisan hadist dilarang. dikarnakan takut tercampur antara hadist dan Al-Qur'an, dan juga sebab dari kelebihan bangsa arab berupa kekuatan hapalan jadi mereka tidak memerlukan lagi dengan tulisan contoh seperti sahabat Abu Hurairah r.a beliau salah satu sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadist dari Rosulullah SAW. dibandingkan dengan sahabat yang lainnya, tetapi semua itu tidak tersimpan rapih dalam buku, cukup hapalan sebagai perbendaharan wahyu yang agung ini. dalam Al-Qur'an, Allah SWT. bersumpah demi pena ,"
ن والقلم وما يسطرون 
" Artinya: 'nun' demi pena dan apa yang mereka tulis."
dan pena adalah makhluk pertama yang Allah ciptakan sebagaimana Rosulullah SAW. bersabda."
أَوَّلُ مَا خَلَقَ اللهٌ تَعَالَى الْقَلَمُ, فَأَخَذَهُ بِيَمِيْنِهِ وَكِلْتَا يَدَيْهِ يَمِيْنٌ, قَالَ: فَكَتَبَ الدُّنْيَا وَمَا يَكُوْنُ فِيْهَا مِنْ عَمَلٍ مَعْمُوْلٍ: بِرٍ أَوْ فُجُوْرِ, رَطْبٍ أَوْ يَابِسٍ
“Makhluk yang paling pertama Allah -Ta’ala- ciptakan adalah al-qolam (pena). Kemudian Allah mengambilnya dengan tangan kanan-Nya. Sedang kedua tangan-Nya adalah kanan. Lalu Allah menetapkan adanya dunia, dan segala sesuatu yang terdapat di dalamnya berupa amalan baik yang dikerjakan, maupun amalan jelek; yang basah, maupun kering”. [HR. Ibnu Abi Ashim dalamAs-Sunnah (106), dan Al-Ajurriy dalam Asy-Syari’ah (hal. 180).
sangat eratnya hubungan islam dengan budaya menulis sampai Allah bersumpah atasnya dan menjadikannya makhluk pertama yang diciptakan. walaupun dalam hadist ini ada beberapa poin yang perlu dikritisi mungkin ke depan akan dibahas masalah-masalah terkati hadist ini. 
sebagai muslim sejati, kita adalah pemilik peradaban gemilang dari sejarah peradaban manusia yang pernah ada di kolong langit ini. mari kita ikut serta berpartisipasi dalam kemajuan keilmuan dunia. hanya dengan menulis... apa lagi saudara seiman yang menyandang peran mahasiswa, tentu hukumnya sudah fardlu 'ain (kayak sholat aja).  yah kurang lebih seperti itu lah, terima kasih atas perhatiannya. saran dan kritik kami tunggu karena sangat membantu untuk masa dapan yang lebih baik.

0 komentar: